Senin, 26 Oktober 2009

Live your Life!

Life is a gift, precious and short. Betapa banyak orang yang mensia-siakan hidupnya tanpa menyadari bahwa hidup itu begitu singkat. Hidup itu anugerah dari Yang Maha Kuasa, kita tidak pernah minta untuk hidup, tapi Tuhan memberi kita hidup, yang dengannya kita bisa menikmati keindahan alam sekitar, merasakan nikmatnya makanan dan minuman, merasakan cinta dan kasih sayang, dan sebagi imbalannya kita hanya harus bertanggung jawab atas hidup kita, bertanggung jawab atas apa yang kita lakukan dalam hidup kita.

Banyak orang berputus asa hanya satu saja kegagalan dalam hidupnya, dan mereka merasa dunia berakhir saat itu juga. Tanpa mereka sadari bahwa selalu ada kelebihan dalam dirinya, selalu ada sesuatu yang patut disyukuri disamping kegagalan yang dialaminya, yaitu hidup itu sendiri. Ketika kita mendapatkan suatu kegagalan, cobaan, musibah apa pun yang membuat kita putus asa, bersyukurlah bahwa kita masih hidup, itu artinya kita masih diberi waktu, masih ada kesempatan untuk memperbaikinya.

Banyak orang berputus asa dan ingin segera mengakhiri hidupnya, tanpa mereka sadari bahwa ada orang di luar sana yang selalu berharap dan berdo'a agar diberi umur panjang karena dia menderita penyakit dan telah divonis oleh dokter bahwa hidupnya tidak akan lama lagi. Banyak pula anak muda , generasi penerus bangsa yang mensia-siakan hidupnya dengan menjerumuskan diri ke jurang narkoba, pergaulan bebas, perjudian, tawuran dan lain-lain. Hidup adalah anugerah yang terlalu berharga dan terlalu singkat untuk disia-siakan. So, from now on hargailah hidup kita dengan menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya, manusia yang selalu menyebarkan kebaikan dimana pun dia berada, manusia yang tidak mudah putus asa dalam meraih cita-cita, manusia yang berharga, Live your life!

Jumat, 04 September 2009

Just Do it!

"..if life is so short, why don't you take a chance before our time has gone.."

Lirik lagu di atas mengingatkan kita betapa hidup begitu singkat, maka jangan membuang-buang kesempatan yang ada, gunakan setiap kesempatan yang datang, berdayakan hidup kita! Biarkan diri kita memberikan manfaat bagi orang banyak, tetapi bukan berarti dimanfaatkan orang! buatlah hidup kita berguna karena sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya. Jangan biarkan hidup kita yang singkat ini hanya sekedar menambah kepadatan penduduk bumi saja!

Banyak orang berputus asa dan merasa bahwa dirinya tidak berguna. Selama kita masih mau melakukan sesuatu yang bermanfaat yakinlah bahwa kita adalah orang yang berguna, apa pun itu. Jika kita selalu gagal dalam melakukan sesuatu tetapi kita tidak pernah berputus asa dan menyerah, yakinlah apa yang kita lakukan itu tidak akan sia-sia, tak ada yang sia-sia. Segala perbuatan pasti ada hasilnya, setiap aksi pasti ada reaksi meskipun mungkin reaksi yang didapat tidak sesuai seperti apa yang diharapkan. Ada pepatah : 'Jika kita mencari, kita pasti akan menemukan sesuatu, meskipun mungkin sesuatu itu bukanlah apa yang kita cari.'

So,
apa pun yang anda lakukan saat ini, selama itu untuk kebaikan, just do it, jika anda mempunyai impian, berusaha lah untuk mewujudkannya. Jangan menyerah meskipun gagal, karena orang yang melakukan sesuatu dan selalu gagal lebih baik daripada mereka yang hanya sit and doing nothing!!

Kamis, 27 Agustus 2009

Maut

Umur, tidak ada manusia yang tahu sampai kapan batas akhir hidupnya, bahkan orang yang terkena penyakit berat sekalipun yang telah divonis oleh dokter bahwa umurnya tidak akan lama lagi hanya dalam hitungan bulan atau hari, tapi tetap saja dokter pun tidak dapat memberi tahu kapan tepatnya, hari apa dan jam berapa seseorang akan meninggal Itu mutlak rahasia Allah SWT. Tak seorang pun tahu.

Maut sering kali datang tanpa permisi. Akhir-akhir ini banyak diberitakan orang-orang terkenal yang 'tiba-tiba' meninggal, seperti bintang pop dunia Michael Jackson, yang telah merencanakan konser keliling dunianya setelah lama vakum, namun sebelum konser tersebut terlaksana, maut telah terlebih dahulu menjemputnya, padahal sebelumnya dia diberitakan sedang dalam kondisi yang sangat sehat. Apakah dia tahu? Di tanah air, bintang fenomenal yang nyentrik dan sedang di puncak kariernya Mbah surip tiba-tiba saja meninggal dunia, mengejutkan kita semua, apakah beliau tahu bahwa hari itu akan meninggal?

Beberapa saat yang lalu dunia sempat dihebohkan oleh berita tentang kiamat yang katanya akan terjadi pada tanggal 12 Desember 2012....Menurut saya kiamat bisa terjadi kapan pun, itu mutlak hak Allah SWT untuk menentukan kapan terjadinya dan tak bisa diramalkan, karena Dia sudah berjanji bahwa hanya Dia yang mengetahui waktunya.

Kita tak pernah tahu, untuk menyikapinya adalah dengan selalu bersiap-siap, selalu gunakan waktu kita untuk melakukan hal-hal bermanfaat dan 'mengumpulkan' perbekalan sebanyak-banyaknya agar kita selalu siap kapan pun maut menjemput atau kiamat datang!!!

Rabu, 01 Juli 2009

Quotes

Tak peduli jika tidak ada akhir dari sebuah perjalanan,
Adalah perjalanan itu yang punya arti pada akhirnya...

Jumat, 05 Juni 2009

Seize the time

Time flies..tak terasa sudah di pertengahan tahun 2009 lagi. Juni 2008 rasanya baru kemarin tiba-tiba kita telah sampai di Bulan Juni 2009, and I'm still not getting any..belum melakukan apa-apa!!!

Saya teringat pertengahan tahun kemarin saya mulai bergabung dengan USB School, sebuah komunitas sekolah bisnis (http://www.usbschool.blogspot.com). Di awal kuliah kami disuruh membuat sebuah impian dan mewujudkannya. Saya berhasil membuat sebuah impian namun gagal mewujudkannya karena saya selalu menunda!

Menunda adalah musuh utama keberhasilan. Benar apa kata pepatah bahwa "jangan menunda untuk esok apa yang bisa anda lakukan hari ini". Kata 'menunda' bersifat adiktif, karena sekali menunda kita akan kecanduan untuk terus menunda! Sering kita menunda melakukan sesuatu untuk esok hari, dan ketika esok hari itu datang yang kita lakukan adalah menunda untuk esok harinya lagi, esok, esok dan esok harinya lagi, begitu seterusnya hingga kita terbangun di tahun berikutnya dan kita belum melakukan apa-apa!

Jangan menunda! Bayangkanlah hidup kita di dunia ini tinggal beberapa saat lagi! Detik=detik yang berharfa itu tentunya ingin kita gunakan untuk melakukan sesuatu yang berharga. Seperti syair sebuah lagu:

'seize the day or die regreting the time you've lost...!'

Tuhan memberikan kita semua waktu yang sama setiap harinya yaitu 24 jam. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang memiliki waktu 25 jam atau 23 jam dalam seharinya. Bagi mereka yang memanfaatkan waktunya dengan baik pasti mereka akan mendapatkan berkah dan kesuksesan, dan bagi mereka yang tidak pandai memanfaatkan waktunya dengan baik seperti 'menunda' maka kerugianlah yang akan mereka dapatkan! Allah SWT pun berfirman:

"Demi waktu, sesungguhnya manusia dalam kerugian
Kecuali mereka yang beriman dan beramal saleh..."

Menunda itu pekerjaan yang paling merugikan di seluruh dunia. So, jangan menunda lagi, lakukan yang bisa kita lakukan, SEKARANG!!!

Selasa, 02 Juni 2009

Kuda dan Sumur

Alkisah ada seorang petani yang memiliki seekor kuda. Suatu hari kudanya tersebut jatuh ke dalam sebuah sumur tua yang sudah jarang dipakai lagi. Sang petani bingung apakah dia harus menyelamatkan kudanya atau tidak. Setelah dia pikir-pikir, kudanya itu sudah tua dan sudah tidak produktif lagi, sumurnya pun sudah jarang dipergunakannya lagi. Akhirnya dia memutuskan baik kuda maupun sumurnya tidak layak untuk diselamatkan. Maka dia meminta bantuan tetangganya untuk mengubur sumur tersebut beserta kuda di dalamnya. Lalu bersama-sama tetangganya ia menyekop tanah kotor ke dalam sumur itu.

Pertama-tama si kuda terganggu saat tanah kotor itu menimpa tubuhnya. Si kuda panik dan frustasi, tetapi lama-lama dia menyadari bahwa tanah yang menimpa tubuhnya itu bisa dia goyangkan sehingga jatuh ke kakinya dan dia bisa berdiri di atasnya. Setiap sekop tanah yang menimpa tubuhnya, dia goyangkan dan dia berdiri di atasnya. Secara bertahap, lama-lama tanah tersebut mengisi sampai mendekati lubang atas sumur sehingga si kuda bisa melompat keluar dari sumur tersebut. Tanah yang tadinya ditujukan untuk menguburnya berubah menjadi penyelamat baginya..(dari "Dare to fail : No failure only success delayed")

Menurut Michael Lum Y. kegagalan itu seperti tanah kotor, tergantung bagaimana kita mengolah kegagalan tersebut. Seperti kisah kuda di atas, tanah kotor yang tadinya bisa menguburnya, dia goyangkan sehingga dia bisa berdiri di atasnya. Bila kita mengolah kegagalan yang menimpa kita, kita bisa bangkit di atasnya. So, ayo bangkitlah dari kegagalan!!!!

Senin, 01 Juni 2009

Benarkah Allah Maha Adil?

Benarkah Allah Maha Adil? Kadang pertanyaan tersebut singgah di benak kita, tatkala kita sedang mengalami keterpurukan. Misalnya saja dalam hal keadaan ekonomi. Banyak orang yang mengalami kesulitan ekonomi sering mempertanyakan tentang keadilan Tuhan. Katanya Allah Maha Adil, mengapa Dia tidak memberikan kadar rezeki yang sama kepada setiap umatnya? Banyak orang yang sudah kaya semakin kaya, sedangkan yang miskin semakin terpuruk. Adil bukan berarti sama rata, tetapi adil itu proporsional atau sesuai. Allah SWT akan memberikan rezeki sesuai dengan kadar usaha umatnya. Bukankah apa yang kita tanam, itu pula yang akan kita tuai, dan apa yang kita berikan maka itu pula yang akan kita dapatkan.

Sebenarnya Allah memberikan kadar rezeki yang sama untuk tiap umatnya namun Dia memberikannya sesuai dengan kadar usaha dan pengorbanan setiap umatnya. Banyak masyarakat pedesaan yang selalu hidup di bawah garis kemiskinan meragukan bahwa Allah Maha adil. Benarlah bahwa "kefakiran itu dekat dengan kekufuran". Ada orang yang tidak mau berdo'a lagi karena merasa do'a nya tak pernah dijawab. Dia berdo'a siang dan malam meminta rezeki, tetapi rezeki tersebut tak kunjung datang. Rezeki itu tak akan datang hanya dengan berdo'a, tetapi kita harus berusaha terlebih dahulu baru disempurnakan dengan do'a!

Ketika kita merasa rezeki seolah menjauh, tanyalah diri kita sudah seberapa besar usaha kita untuk mendekatkan rezeki tersebut. Hal ini sesuai dengan prinsip no pain, no gain! So, untuk mendapatkan sesuatu yang kita perlukan adalah berusaha, berdo'a, bersabar dan bersyukur!

Minggu, 31 Mei 2009

Gara-Gara Alamat e-mail

Saya pernah mendengar sebuah cerita inspiratif dari radio tentang seseorang yang sukses gara-gara sebuah alamat e-mail. Ceritanya seperti ini, ada seseorang katakanlah si A, yang sedang melamar pekerjaan pada sebuah perusahaan besar bernama "Microsoft". Karena dia tidak memiliki keahlian apa pun dan pendidikannya juga tidak tinggi, maka dia melamar sebagai seorang cleaning sevice. Dia pun mengikuti tes dan wawancara. Setelah mengikuti wawancara, pihak perusahaan mempertimbangkan untuk menerimanya karena cocok dengan kualifikasi yang dibutuhkan. Di akhir wawancara pihak perusahaan meminta alamat e-mail nya karena ada formulir dan beberapa pemberitahuan yang harus dikirim melalui e-mail sebagai salah satu prosedur perusahaan tersebut. Si A lalu termenung, dan berkata "saya tidak mempunyai alamat e-mail!" lalu meminta pihak perusahaan agar mengirimkan formulir dan persyaratan lainya melalui kotak pos. Namun pihak perusahaan menolak dan mereka berkata "maaf, tapi anda tidak bisa kalau tidak ada alamat e-mail".

Akhirnya si A pulang dengan gontai, gara-gara hal spele seperti alamat e-mail dia gagal mendapatkan sebuah pekerjaan. Di tengah perjalanan dia merenung, dan akhirnya semangatnya bangkit. Dia merogoh dompetnya dan melihat isinya, hanya ada beberapa puluh dolar disana. Dia mengambil semua uang tersebut dan membeli 2 kotak tomat. Kemudian tomat-tomat itu dia jual. Dia tidak pulang ke rumah sebelum semua tomatnya terjual. Setelah tomatnya terjual, dia membeli buah-buahan yang lain untuk melipatgandakan uangnya, begitu setiap harinya sampai beberapa tahun kemudian si A menjadi seorang pengusaha yang sukses dan memiliki perusahaan sendiri.

Suatu hari dia melakukan kerja sama dengan sebuah perusahaan. Pihak perusahaan tersebut menanyakan alamat e-mailnya, seperti beberapa tahun sebelumnya, si A termenung kemudian dia berkata "Saya tidak memiliki alamat e-mail". Dia sudah menjadi sesukses ini namun tetap belum memiliki alamat e-mail. Pihak perusahaan tersebut kaget dan berkata "Anda hebat, tidak memiliki alamat e-mail pun anda bisa sesukses ini, apalagi jika anda memiliki alamat e-mail", kemudian si A menjawab "Ah, tidak juga jika saya memiliki alamat e-mail dari dulu, mungkin sampai sekarang saya hanyalah seorang cleaning service!"

Kisah di atas menegaskan bahwa kesuksesan itu dapat diraih dengan atau tanpa adanya fasilitas, tapi bukan berarti e-mail itu tidak penting. Motivasi dan obsesi adalah bahan bakar utama untuk meraih sukses. Keterbatasan fasilitas atau alat bukanlah kendala bagi orang yang memiliki motivasi tinggi. Si A telah membuktikan bahwa tanpa mempunyai alamat e-mail dia bisa menjadi orang sukses. Menurut Anis Matta "Berprestasi di tengah keterbatasan adalah kepahlawanan dalam bentuk yang lain!"

Kamis, 28 Mei 2009

Faktor - X

Kegagalan adalah sukses yang tertunda, mungkin kalimat itu sudah tidak asing lagi di telinga kita. Setiap kali kita mengalami kegagalan, apa pun itu bentuknya kita pasti teringat dengan kalimat penghibur tersebut. Satu kali kita gagal, kita berfikir bahwa itu adalah sukses yang tertunda, dua kali, itu masih sukses yang tertunda. Tapi bagaimana apabila kita mengalami kegagalan untuk yang kesekian puluh atau bahkan kesekian ratus kali, apakah itu masih sukses yang tertunda? Mungkin kita perlu evaluasi penyebab kegagalan tersebut.

Seorang ilmuwan harus mengalami 99 kali kegagalan untuk kemudian bisa berhasil, itu bisa memberi motivasi kepada kita bahwa segala sesuatu itu butuh proses. Ada orang bijak mengatakan “yang terpenting bukan seberapa banyak anda gagal, tetapi seberapa sering anda bangkit kembali setelah gagal“, kalimat tersebut benar, membuat kita tidak mudah menyerah dan kembali berusaha dan bekerja keras. Tetapi untuk bisa sukses tidak hanya cukup dengan bermodalkan kerja keras saja. Menurut Viktor Asih, seorang motivator, seseorang bisa sukses karena adanya faktor-X. Apakah Faktor-X itu? Keberuntungan? BUKAN! Faktor-X itu adalah X-tra kerja keras, X-tra kerja cerdas, X-tra kerja ikhlas, dan X-tra coba satu kali lagi jika gagal! Jadi kerja keras saja tidak cukup untuk membuat seseorang sukses, tetapi harus diiringi dengan kerja yang cerdas dan penuh strategi, ikhlas bahwa apa pun yang kita lakukan sepenuhnya kita berpasrah kepada Yang Menggenggam Langit dan Bumi, dan selalu mencoba satu kali lagi jika gagal, tentuanya dengan mengevalusi penyebab kegagalan.

Jadi jika anda gagal dalam melakukan sesuatu, evalusi lah penyebab kegagalan tersebut, kemudian perbaiki dan coba satu kali lagi, dengan tidak lupa diiringi dengan do’a, karena segala sesuatu belum sempurna tanpa do’a. Mudah-mudahan dengan menerapkan faktor -X ketika mengalami kegagalan, kesuksesan yang kita impikan tidak akan terlalu lama tertunda! SUKSES!

Ingin tahu lebih detail mengenai faktor-X? Baca bukunya “8 Langkah Ajaib Menuju Langit” oleh Victor Asih.